Penulis Prismono -31 Desember 2018

SPBU Kompak di Kampung Yukase, Distrik Ayamaru Utara, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Jakarta, Petrominer – PT Pertamina (Persero) menyatakan berhasil menyelesaikan tugasnya membangun dan mengoperasikan lembaga penyalur BBM Satu Harga di daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) Indonesia. Sepanjang tahun 2018 ini, dari target 67 titik, Pertamina telah membangun 69 titik.

Berdasarkan Kep. Dirjen Migas No.09.K/10/DJM.O/2017 tanggal 23 Januari 2017, tentang Lokasi Tertentu Untuk Pendistribusian JBT & JBKP, Pertamina ditargetkan mendirikan lembaga penyalur BBM Satu Harga di 150 titik selama 3 tahun dari 2017– 2019. Pada 2017 ditargetkan 54 lokasi, 2018 sebanyak 67 lokasi dan 29 lokasi pada tahun 2019.

“Tahun depan, insya Allah target BBM Satu Harga juga akan kita capai dengan baik, semoga juga bisa kembali melebih target,” ujar ujar Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, Senin (31/12).

Berikut lokasi 69 titik BBM Satu Harga dan mulai beroperasinya sepanjang tahun 2018:

  1. Seimenggaris, Nunukan (9 Maret)
  2. Kec. Liang, Banggai Kep. (9 Maret)
  3. Banggai Tengah, Banggai Laut (16 April)
  4. Wawoni Barat, Kep. Konawe (11 Juni)
  5. Tagulandang, Kep. Sitaro (29 Juni)
  6. Distrik Prime, Lanny Jaya (6 April)
  7. Distrik Fayit, Asmat (2 Juli)
  8. Gido, Nias (26 Juli)
  9. Kep. Sula, Maluku Utara (31 Juli)
  10. Miangas, Kab. Kep. Talaud (30 Juli)
  11. Belantikan Raya, Lamandau (3 Agustus)
  12. Sungai Boh, Malinau (7 Agustus)
  13. Tolinggula, Gorontalo (27 Agustus)
  14. Wamena, Jayawijaya (27 AGustus)
  15. Sabu, Sabu Raijua (29 Agustus)
  16. Bintuni, Teluk Bintuni (30 Agustus)
  17. Katingan Kuala, Katingan Hulu (30 Agustus)
  18. Musi Banyuasin, Lalan (30 Agustus)
  19. Borong, Manggarai Timur (30 Agustus)
  20. Bokondini, Tolikara (30 Agustus)
  21. Essang, Kab. Kep. Talaud (4 September)
  22. Nanusa, Kab. Kep. Talaud (4 September)
  23. Bawolato, Kab. Nias (7 September)
  24. Sengah Temila, Landak (15 September)
  25. Moyohulu, Sumbawa (18 September)
  26. Wera, Bima (18 September)
  27. Praya Barat Daya, Lombok Tengah (18 September)
  28. Pototano, Sumbawa Barat (18 September)
  29. Labuan Badas, Sumbawa (18 September)
  30. Suoh, Lampung (20 September)
  31. Sokan, Melawi (20 September)
  32. Biatan, Berau (23 September)
  33. Loksado, Hulu Sungai Selatan ( 24 September)
  34. Kamipang, Katingan ( 16 September)
  35. Amanuban Selatan, Timor Tengah (26 September)
  36. Krayan Selatan, Nunukan (26 September)
  37. Satarmese, Manggarai (26 September)
  38. Ende Selatan, Ende (26 September)
  39. Lumbis, Nunukan (26 September)
  40. Ketungau Hulu, Sintang (26 September)
  41. Nibung, Musi Rawas Utara (26 September)
  42. Distrik Siret, Asmat (26 September)
  43. Daha Barat, Hulu Sungai Selatan (26 September)
  44. Tel. Merantai, Pelalawan (28 September)
  45. Sigi, Kulawi (28 September)
  46. Air Buaya, Buru (28 September)
  47. Teweh Timur, Gunung Purei (28 September)
  48. Gunung Purei, Barito Utara (29 September)
  49. Ibu Selatan, Halmahera Barat (30 September)
  50. Maba Selatan, Halmahera Timur (30 September)
  51. Aru Utara, Kep. Aru (30 September)
  52. Aifat, Maybrat (30 Spetember)
  53. Rikit Gaib, Gayo Lues ( 1 Oktober)
  54. Terangun, Gayo Lues ( 1 Oktober)
  55. Misool, Raja Ampat (2 Oktober)
  56. Hibala, Nias Utara (27 Oktober)
  57. Siberut Utara, Kep. Mentawai (27 Oktober)
  58. Sipora Selatan, Kep. Mentawai (27 Oktober)
  59. Kayan Selatan, Malinau (30 Oktober)
  60. Bolakme, Jayawijaya (31 Oktober)
  61. Pulau Banyak, Aceh Singkil (31 Oktober)
  62. Sitoli Ori, Nias Utara (5 November)
  63. Abenaho, Yalimo (27 November)
  64. Sangir Batanghari, Solok Selatan (30 November)
  65. Pulau Aru, Kep. Aru (30 November)
  66. Sangir Balai Janggo, Solok Selatan (30 November)
  67. Lunyuk, Sumbawa (1 Desember)
  68. Wermaktian, Maluku (13 Desember)
  69. Maybrat, Papua Barat (29 Desember).

Diambil dari https://petrominer.com/ini-lokasi-spbu-bbm-satu-harga-pertamina-2018/

Leave a Reply