Nasional

SPBU satu harga, Pertamina harap pengawasan Pemkab HSS agar tepat sasaran

By September 20, 2020 No Comments
Sales Area Manager Kalselteng PT Pertamina MOR Ayub Mukti (Fathurrahman/Protokol Kehumasan Setda HSS/Antarakalsel)

Penyaluran BBM satu harga ini merupakan wujud komitmen Pertamina dalam mendukung program pemerintah, dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,

Kandangan (ANTARA) – Sales Area Manager Kalselteng PT Pertamina MOR Ayub Mukti, mengharapkan dengan adanya SPBU satu harga kepada jajaran Pemkab agar melakukan pengawasan, dan turut mengatur penyaluran BBM di masyarakat, agar kontunuitas BBM satu harga tetap terjaga dan tepat sasaran.

Ia mengatakan, juga meminta mitra pengelola SPBU satu harga turut aktif mensosialisasikan penggunaan BBM non subsidi, senantiasa menjaga citra Pertamina dalam memberikan pelayanan penyaluran BBM kepada masyarakat dengan benar dan sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

“Penyaluran BBM satu harga ini merupakan wujud komitmen Pertamina dalam mendukung program pemerintah, dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya, usai peresmian SPBU satu harga di Angkinang dan Simpur, Rabu (16/9) pagi.

Baca juga: Mendagri minta kepala daerah tunjuk pejabat tangani program Pertashop

Dijelaskan dia, dari perencanaan Pertamina, akan ada 83 SPBU BBM satu harga berdiri secara nasional, sampai September 2020 ini secara nasional Pertamina merealisasikan operasi dan uji atas seluruh lembaga penyalur BBM satu harga di 165 titik di daerah Terdepan, Terluar dan Terpencil (3T).

Proses pembangunan lembaga penyaluran seperti yang saat ini diresmikan memerlukan waktu dan proses yang panjang. Dari penentuan, proses survei, mencari inventor lokal, proses pembangunan fisiknya sampai pengoperasian SPBU.

Dengan hadirnya SPBU ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Angkinang dan Kecamatan Simpur, serta masyarakat HSS pada umumnya, dapat mendapatkan BBM jenis premium dan solar dengan harga yang sama dengan daerah-daerah lainnya yang sudah lebih dulu menikmati.

Baca juga: Pertamina pastikan di 7.196 kecamatan, masing-masing minimal satu outlet pelayanan

“Harga sesuai Peraturan Presiden Perpres, yakni untuk BBM jenis Premium Rp6.450 dan Solar 5.150, serta kami harapkan adanya BBM satu harga ini ikut meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat HSS” katanya.

Kepala Seksi Pendistribusian BBM BPH Migas, Hibertus Joko Kristiadi,‎ mengatakan pembangunan SPBU BBM satu harga dibangun untuk daerah 3T atau sulit dijangkau, namun dalam perkembangannya dibangun di wilayah-wilayah kecamatan yang sulit ditemui penyalur.

Dari 7.500 kecamatan se Indonesia baru 3.500 kecamatan yang sudah ada penyalur BBM satu harga, ke depan pihaknya akan terus berusaha mendorong penyalur-penyalur di wilayah yang belum terdapat penyalur BBM satu harga, serta membangun SPBU BBM serupa.

Editor: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber : https://kalsel.antaranews.com/berita/199730/spbu-satu-harga-pertamina-harap-pengawasan-pemkab-hss-agar-tepat-sasaran

Leave a Reply